-
Alinea dan Posisi sebagai Serikat Penulis
“Kita berorganisasi bukan sekadar karena hobi, bukan juga karena mengejar diskon kelas menulis. Bukan. Kita berhimpun menjadi organisasi penulis adalah karena kita ingin membela hak-hak penulis,” kata Kanti W. Janis, Presidium Alinea Bidang Advokasi dan Hukum, di tengah acara peluncuran website Alinea, 1 September 2024. Kanti menyampaikan hal itu untuk merespons sebuah pertanyaan: “Apa, sih,…
-
ALINEA Gelar “Ngobrol Pajak Buat Kamu yang Mau Cari Cuan”
Dalam upaya memperkuat literasi pajak bagi masyarakat, Alinea bekerja sama dengan komunitas Membaca Raden Saleh (MRS) serta kelompok UMKM Kreatif Tanpa Batas menggelar program bincang santai bertajuk “Ngobrol Pajak Buat Kamu yang Mau Cari Cuan” sekaligus bedah buku Pajakologic Vol. 1 karya Dwie Ratna Winarsih. Kegiatan ini berlangsung dalam 2 sesi, yakni pada Selasa, 3 Februari 2026 di Perpustakaan dan Ruang Temu Baca Di Tebet, dan selanjutnya pada Kamis, 5 Februari…
-
Alinea Bangun Rumah Mama di Pesta Pinggiran 2026
Partisipasi Alinea dalam Pesta Pinggiran 2026 melalui pameran Voice of Mama-Mama mendapat perhatian luas dari pengunjung. Pada hari pertama penyelenggaraan di Taman Ismail Marzuki, booth Voice of Mama-Mama didatangi pengunjung yang tertarik melihat, membaca, dan bahkan mengabadikan gambar. Minat pengunjung tidak terlepas dari pendekatan visual booth yang menyalin suasana ‘Rumah Mama’ di Lembah Grime Nawa.…
-
Alinea Hadirkan “Voice of Mama-Mama” di Pesta Pinggiran 2026
Alinea berpartisipasi dalam Pesta Pinggiran 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 24–25 Januari 2026, melalui pameran Voice of Mama-Mama. Perhelatan ini menjadi ruang perayaan bersama untuk mengangkat isu-isu dari wilayah pinggiran, termasuk Papua, melalui berbagai praktik seni dan pengetahuan. Berkolaborasi dengan Photovoices, Alinea sebelumnya menjalani rangkaian residensi di Lembah Grime Nawa, Papua,…
-
ALINEA Mengawal Revisi UU Hak Cipta di Era Digital
HAK CIPTA kerap direduksi menjadi urusan musik atau kisruh royalti yang ramai di publik, padahal ekosistem kreatif jauh lebih luas. Data DJKI (2024) menunjukkan lebih dari 50% permohonan pencatatan se[erti ciptaan berasal dari ranah literasibuku, naskah, artikel, ilustrasi, hingga karya ilmiah. Artinya, isu hak cipta tidak hanya soal lagu viral, tetapi menyangkut keberlangsungan hidup ribuan…







